Pengabdian Kepada Masyarakat Peningkatan Etika Profesional dan Komunikasi Efektif Siswa SMK dalam Menghadapi Dunia Kerja
DOI:
https://doi.org/10.70285/w3wezm09Keywords:
Etika Profesional, Komunikasi Efektif, Siswa SMK, Kesiapan Kerja, Soft Skills , Pendidikan Vokasi, Program PelatihanAbstract
Kesiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga oleh kemampuan soft skills, khususnya dalam aspek etika profesional dan komunikasi yang efektif. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak siswa SMK yang belum memahami secara memadai norma-norma kerja profesional, kurang percaya diri dalam berinteraksi di lingkungan kerja, serta belum siap beradaptasi dengan budaya kerja industri. SMK Darur Roja Depok sebagai lembaga pendidikan vokasi menyadari pentingnya penguatan karakter dan kecakapan non-teknis siswanya. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam menerapkan etika profesional dan komunikasi efektif sebagai bekal menghadapi dunia kerja.Pelatihan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan interaktif, melalui metode workshop, studi kasus dari dunia industri, serta praktik komunikasi interpersonal. Materi pelatihan meliputi konsep dasar etika profesional, sikap dan perilaku kerja yang positif, etiket komunikasi dengan atasan dan rekan kerja, etika digital di tempat kerja, serta manajemen konflik sederhana. Kegiatan dilaksanakan secara intensif dalam beberapa sesi, difasilitasi oleh dosen dan mahasiswa dengan melibatkan guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap perilaku kerja profesional serta keterampilan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Para peserta menjadi lebih percaya diri, aktif, dan mampu mengenali serta menerapkan prinsip-prinsip etika kerja dalam simulasi situasi kerja. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi antara sekolah, akademisi, dan dunia industri, serta menjadi kontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap tuntutan dunia kerja modern. Program ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan soft skills yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di SMK lainnya guna mendorong terciptanya lulusan yang siap kerja secara holistik.
Downloads
References
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Implementasi Kurikulum SMK Revitalisasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
Lussier, R. N. (2017). Human Relations in Organizations: Applications and Skill Building (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Nugroho, A., & Ratnasari, D. (2021). Pengaruh Pembelajaran Soft Skills terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(2), 140–150.
Oktaviani, L., & Hasanah, N. (2021). Analisis Hambatan Komunikasi Siswa SMK dalam Praktik Kerja Industri. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 9(1), 55–63.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Pearson Education.
Suharyanto. (2019). Pentingnya Pendidikan Etika di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 12–21.
Wibowo, A. (2022). Model Pembinaan Etika Kerja Siswa Melalui Kolaborasi SMK dan Dunia Industri. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1), 89–97.

