Pengabdian Masyarakat: Strategi Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa/I Melalui Pengembangan Minat dan Bakat di Bidang Teknologi SMK Buana Mulia Parung Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.70285/y5rm3t12Keywords:
Kepercayaan Diri; Minat; Bakat; Teknologi; Siswa; SMK; Pengembangan Potensi.Abstract
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, kepercayaan diri menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai kesuksesan akademik dan kesejahteraan psikologis siswa. Fenomena menunjukkan bahwa meskipun banyak siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki kemampuan dan bakat di bidang teknologi, sebagian besar dari mereka masih menghadapi hambatan signifikan dalam mengembangkan potensi tersebut karena keterbatasan sumber daya, kurangnya dukungan lingkungan, dan rendahnya kepercayaan diri. Gap yang teridentifikasi adalah tidak adanya program sistematis yang mengintegrasikan pengembangan minat dan bakat teknologi sebagai strategi peningkatan kepercayaan diri di tingkat SMK. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan strategi peningkatan kepercayaan diri siswa melalui pengembangan minat dan bakat di bidang teknologi di SMK Buana Mulia Parung. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan pendekatan kualitatif. Hasil observasi dan focus group discussion menunjukkan bahwa strategi pengembangan minat dan bakat di bidang teknologi, yang mencakup identifikasi minat dan bakat, pengembangan program pengembangan terstruktur, serta evaluasi dan umpan balik berkelanjutan, terbukti meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK secara signifikan. Implementasi pilot project program ekstrakurikuler teknologi menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademik dan industri. Implikasi penelitian ini adalah bahwa strategi pengembangan minat dan bakat di bidang teknologi dapat digunakan sebagai salah satu mekanisme efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri dan potensi akademik siswa SMK dalam mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja.

