Pengaruh Price to Sales Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return on Asset pada PT Kalbe Farma Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011–2024
DOI:
https://doi.org/10.70285/t245h320Keywords:
Price to Sales Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On AssetAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Price to Sales Ratio (P/S) dan Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial dan simultan terhadap Return on Asset (ROA) pada PT Kalbe Farma Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2011–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan, yang dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan P/S dan DER berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05. Secara parsial, Price to Sales Ratio (P/S) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset (ROA), dengan nilai signifikansi 0.036, menunjukkan bahwa peningkatan valuasi pasar terhadap penjualan dapat meningkatkan efisiensi aset dalam menghasilkan laba. Sementara itu, Debt to Equity Ratio (DER) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset (ROA), dengan nilai signifikansi 0.004. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan utang yang tepat dalam struktur permodalan mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan. Selain itu, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,751 menunjukkan bahwa 75,1% variasi Return on Asset (ROA) dapat dijelaskan oleh Price to Sales Ratio (P/S) dan Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen valuasi pasar dan struktur modal dalam upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan aset perusahaan.
References
1. Damayanti, T., & Suhendra, E. (2022). Analisis Rasio Keuangan Terhadap Return Saham. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 10(1).
2. Hasan, R., Ali, S., & Tan, P. (2023). Belanja R&D Perusahaan Farmasi di Emerging Markets. International Journal of Business & Finance, 11(3), 45–59.
3. Hermawan, W. D., Ishak, G., & Budiantoro, A. (2023). The Impact of Financial Ratios on Return on Asset, Moderated by Total Assets: A Study on Pharmaceutical Companies in Indonesia (2019-2022). European Journal of Business and Management Research.
4. Kementerian Kesehatan RI. (2025). Laporan program percepatan substitusi impor bahan baku farmasi 2025. Kementerian Kesehatan RI. https://kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/3-langkah-percepat-produksi-bahan-baku-obat-dalam-negeri
5. Kementerian Perindustrian RI. (2023). Laporan tahunan sektor farmasi 2023: Menyongsong Making Indonesia 4.0. Kementerian Perindustrian RI. https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/kementerian-perindustrian-kebijakan-revolusi-industri-4-0-bagi-industri-farmasi-dan-alat-kesehatan-dalam-negeri/
6. Kim, K., Hwang, J., Jung, S., & Kim, E. (2021). The optimal diversification strategy in pharmaceutical industry: balance-centred or hetero-centred. Science, Technology and Society, 26(2), 272–295. https://doi.org/10.1177/09717218211005616
7. Maulana, I., Hidayat, T., & Sari, R. (2021). Pengaruh belanja R&D dan kepatuhan regulasi terhadap profitabilitas perusahaan farmasi di Indonesia. International Journal of Financial Research, 12(5), 140–152.
8. Priyandani, Y., Athiyah, U., Rahem, A., Sukorini, A. I., & Hermansyah, A. (2023). Dampak COVID-19 terhadap manajemen obat di Puskesmas: Sebuah gambaran ketahanan apoteker. Pendidikan Farmasi, 23(2), 223–226. https://doi.org/10.46542/pe.2023.232.223226
9. Putri, N., & Mahadwartha, P. A. (2020). Efisiensi produksi dan distribusi pada perusahaan farmasi di Indonesia. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 24(1), 66–78.
10. Radmehr, R., Sadeghi, H., & Azizi, M. (2023). Supply chain agility and resilience in global pharmaceutical industry. International Journal of Production Economics, 258, 108790.
11. Rahmawati, L., & Gunawan, D. (2022). Hubungan non-linear antara Debt to Equity Ratio dan Return on Asset perusahaan farmasi Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, 15(1), 78–90.
12. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
13. Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
14. Sumarlin, D., & Ilyas, M. (2021). Pengaruh Return on Asset dan Debt to Equity Ratio terhadap Nilai Perusahaan Farmasi. Jurnal Akuntansi & Keuangan Indonesia, 18(2), 23–35.
15. Susilawati, D., Agusetiawan, F., & Mustika, M. (2022). The Effect of Debt to Equity Ratio and Current Ratio on Return On Assets in Pharmaceutical Sub-Sector Manufacturing Companies Listed on the IDX (2015-2019). Journal of Accounting, Business and Technology (JABTER). https://equatorscience.com/index.php/jabter/article/download/61/49
16. Winarso, E. (2018). The effect of the financial ratio on company value of pharmaceutical companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2013–2016. Journal of International Conference Proceedings (JICP), 1(2).

