Pengaruh Free Cash Flow, Debt to Asset Ratio, dan Earning Per Share terhadap Nilai Perusahaan pada PT Kalbe Farma, Tbk Periode 2014-2024
DOI:
https://doi.org/10.70285/ahsmtc86Keywords:
Free Cash Flow, Debt to Asset Ratio, Earning Per Share, Price to Book ValueAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Free Cash Flow (FCF), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Earning Per Share (EPS) terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Price to Book Value (PBV) pada PT Kalbe Farma Tbk selama periode 2014–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Free Cash Flow tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value, dengan nilai signifikansi sebesar 0,164. Debt to Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value, dengan nilai signifikansi sebesar 0,033. Sementara itu, Earning Per Share juga berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value, namun dengan arah negatif, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,004. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 dan nilai determinasi sebesar 79,2%. Berdasarkan hasil penelitian ini, perusahaan disarankan untuk memperhatikan struktur keuangan dan kualitas laba dalam meningkatkan nilai perusahaan, sementara investor diharapkan tidak hanya fokus pada EPS dalam pengambilan keputusan investasi.
References
1. Anggraini, N. (2024). Pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan pada sektor manufaktur. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1), 45–56.
2. Chandra, A., Putra, R., & Sari, L. (2020). Earnings per share dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(2), 233–245.
3. Fama, E. F., & French, K. R. (2015). A five-factor asset pricing model. Journal of Financial Economics, 116(1), 1–22.
4. Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
5. Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
6. Kasmir. (2019). Analisis laporan keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
7. Myers, S. C. (2001). Capital structure. The Journal of Economic Perspectives, 15(2), 81–102. https://doi.org/10.1257/jep.15.2.81
8. Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
9. Yasa, N. (2021). Free cash flow dan nilai perusahaan: Studi pada perusahaan non-keuangan di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(3), 155–167.
10. Zhang, W., & Li, Y. (2022). Corporate governance, free cash flow and firm value: Evidence from emerging markets. Emerging Markets Review, 53, 100893. https://doi.org/10.1016/j.ememar.2022.100893

